Rektor Uncen : Kami Bangga Dengan Prestasi Geisler Ap

Rektor Uncen, Dr Ir. Apolo Sanfanpo,ST,MT bersama petinju Geisler Ap, Manager, Yamander Yensenem,SKM dan Pelatih, Dicky Korwamba Fakdawer di ruang kerja Rektor Uncen, kemarin.


JAYAPURA – Sebuah prestasi prestisius ditorehkan mahasiswa  semester VIII Jurusan Pidana, Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, Geisler Ap yang berhasil menjadi juara World Boxing Council (WBC) Asia Pasifik setelah berhasil mengkanvaskan petinju Thailand Thoedsak Sinam pada ronde kedua di Mall Fatmawati, One Bell Park Jakarta, 30 Maret lalu.

“Kami bangga dengan Geisler Ap, karena dia juga mahasiswa Uncen yang mana berprestasi di tinju internasional, hal ini membuat kita percaya bahwa kemampuan anak-anak Uncen diakui di dunia,”ungkap Rektor Uncen, Dr.Ir Apolo,ST,MT ketika menerima kunjungan Manajemen Geisler Boxing Camp Papua di ruang kerjanya, Jumat (12/4).

Kebangaan ini, lanjut Apolo, lengkap mengingat Pelatih Dicky Korwamba Fakdawer,SH merupakan alumni Fakultas Hukum Uncen yang kini berstatus tenaga tata usaha pada Administrasi Umum Rektorat Uncen, begitu juga manager Yamander Yensenem, SKM yang merupakan alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)Uncen.

“Ini semua anak-anak kita, ini membuktikan kualitas dari lulusan Uncen, benar-benar diakui, dengan kehadiran ketiga adik ini,”lanjutnya.

Secara lembaga, imbuh Apolo, Uncen tetap memberikan penghargaan kepada Geisler Ap yang telah membawa nama Papua di tingkat internasional.”Kami doakan semoga ke Las Vegas, kami harapkan adik kami ini harus berlatih, tetapi semangat untuk berprestasi,”tuturnya.

Menurutnya, ditengah keterbatasan, Geisler Ap mampu meraih prestasi yang luar biasa, hal ini menunjukan ketangguhan dari Geisler Ap.

“Minimnya dukungan dari berbagai pihak tidak menjadi kendala, untuk dia tetap berprestasi kita berharap dia tetap memberi yang terbaik, secara lembaga kami mensuport dia,”imbuhnya.

Rektor Apolo, berkeyakinan bahwa hanya orang-orang yang punya bakat dan talenta luar biasa yang dapat mewujudkan prestasi prestisius.

“Ini menjadi contoh bagi anak-anak Papua lainnya, walaupun kita punya keterbatasan dalam berbagai hal, termasuk keterbatasan biaya, sarana dan prasarana, tetapi dengan tekat dan kemauan yang kuat, kita bisa meraih prestasi,”katanya.

Sementara itu, petinju Geisler Ap menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada Rektor dan seluruh civitas akademika Uncen yang telah memberikan dukungan moril maupun dukungan doa, sehingga dirinya dapat meraih sabuk WBC

“Saya akan berjuang untuk mempertahankan gelar WBC sekaligus merebut gelar WBA dan mempersembahkan gelar ini kepada bapak Rektor yang telah mendukung saya, ini merupakan penghargaan karena saya terharu dengan perhatian dari bapak Rektor,”pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *